Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 01/10/2026Selama soal 1965 (atau 1948) masih berkutat sebatas PKI versus Muslim, kita masih mendekam dalam sangkar Orde Baru. Sementara yang paling menikmati rejeki dari perang saudara itu ngakak di singgasana kekuasaan. video lebih lengkap: youtu.be/No9goCFHjx4 teks: arielheryanto.com/2016/05/01/n... 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 30/09/2026share.googleAmericana White Splash Geranium (Pelargonium 'Americana White Splash') at Longfellow's GreenhousesLongfellow's Greenhouses Plant Guide 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 30/09/2026Menjelang petang di kebun belakang #Jasminumpolyanthum #Acerpalmatum 020
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 29/09/2026[2/2] Sayang, aku tak menemukan arsip makalah aslinya. Aku juga lupa makalah itu aku siapkan untuk seminar apa, persisnya kapan dan di mana. Kemarin ketemu situs web jurnal itu: toplumvebilim.com/dergiler/top...toplumvebilim.comToplum ve Bilim Sayı 80, 1999Bahar 1999 Doğu Asya ve Modernite 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 29/09/2026[1/2] Kira-kira 30 tahun lalu, aku menulis makalah untuk seminar di sebuah negara Asia. Makalahku diminta jurnal Toplum ve Bilim (Turki) untuk diterbitkan dalam versi terjemahan. Aku setuju. Jurnal itu masih aku simpan. 101
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 29/09/2026Seandainya ada rekan-rekan di Melbourne yang punya minat dan waktu luang untuk ngobrol bareng ... events.humanitix.com/reformasi-ba...events.humanitix.comReformasi Balik Kanan? Kolektif Discussion #3Reformasi Balik Kanan? Kolektif Discussion #3 on Indonesia's civic and democratic space after Reformasi. 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 29/09/2026Setahun kemudian di tempat yang sama bsky.app/profile/did:... 010
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 26/09/2026In case anyone is interested arielheryanto.com/2026/09/26/r...arielheryanto.comRacial discrimination as paradox: the case of Chinese IndonesiansDownload The New Order regime could not possibly want the assimilation program that it sponsored to succeed. To dissolve Chinese identities in an effective ‘assimilation’ program would … 010
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 21/09/2026www.kompas.id/artikel/reda...kompas.id”Redaksi Yth”: Dejavu ”Kambing Hitam”Salah satu ungkapan keluhan, mungkin dari keluarga korban, yang masih mengiang adalah, ”Siapa mereka bisa menentukan siapa yang hidup dan siapa yang mati?” 000
Reposted by Ariel HeryantoAriel Heryanto @arielheryanto.com · 19/09/2025#federationsquare #melbourne 001
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 17/09/2026Generasi awal intelektual Indonesia berkuliah ke Belanda menjadi generasi perintis gerakan anti-kolonial Belanda. 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 17/09/2026Moga-moga kelak bila turun ke jalan untuk demo akan lebih mahir menghadapi serangan militer 100
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 17/09/2026Dari kebun masuk ke ruang dapur #lavender #silverragwort 000
Reposted by Ariel HeryantoAriel Heryanto @arielheryanto.com · 17/09/2025#ChineseFringeFlower #Loropetalum 001
Reposted by Ariel HeryantoAriel Heryanto @arielheryanto.com · 15/09/2025Pernah aku tulis: "Beberapa buku berdampak besar ... Di balik sukses itu ada penulis yang cerdas. Juga penerbit, editor, pustakawan, dan toko buku ... pembaca yang terdidik. Juga penerjemah dan para pembahas buku berkualitas." Baca selengkapnya, klik arielheryanto.com/2021/10/10/b... 002
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 13/09/2026Tampilan pria gemulai dicurigai. Bendera pelangi dimusuhi. Selama abad ke-20 bahasa Mandarin, nama-nama Tionghoa atau perayaan Imlek bernasib lebih buruk. Apalagi nasib gambar palu arit dan lagu ”Genjer-genjer”. Penggunaan jilbab pernah dibatasi. arielheryanto.com/2026/09/13/k...arielheryanto.comKambing HitamDownload Isu LGBTQ hanya contoh mutakhir dari serangkaian gejala bangkrutnya toleransi terhadap kemajemukan. Gejala serupa melanda banyak negeri lain. Heryanto, Ariel (2026) “Kambing Hitam… 000
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 12/09/2026Antrian panjang dan lamban untuk masuk ke sebuah toko buku di pusat kota #Melbourne siang tadi 001
Ariel Heryanto @arielheryanto.com · 11/09/2026Kekerasan terhadap LGBTQ bisa terjadi tanpa campur tangan negara. Namun, bila negara membiarkan, apalagi menyatakan permusuhan terhadap mereka, ibaratnya menyiram bahan peledak ke bara api. Sama seperti rasisme, prasangka agama atau ideologi tertentu. www.kompas.id/artikel/kamb...kompas.idKambing HitamDalam beberapa kasus, minoritas itu seakan-akan sudah divonis sebagai musuh bersama. Mereka dianggap layak dikeroyok beramai-ramai kapan saja, di mana saja. 011